Sirip yang Pulang, Akar yang Bertahan
Di sebuah gugus pulau bernama Pualam Selatan, lautnya biru seperti kaca tua, dan hutan di pulau-pulau kecilnya hijau pekat seperti tinta. Orang-orang dulu menyebut wilayah itu sebagai tempat yang “punya dua napas”: napas ombak dan napas daun. Kalau salah satunya sesak, yang satunya ikut batuk. Di sana ada kerajaan yang tidak ditulis di peta manusia, […]
16 mins read
















